Manfaat Selalu Mengikuti Majlis Ilmu

Di dalam mejlis ilmu terdapat poin utama yang senantiasa menjadikan kita istiqamah hingga tiba ajal menjemput. Yang pertama ialah ilmu yang menjaga kita, kemudian yang kedua ialah sahabat yang shalih, yang senantiasa meingingatkan diri kita terhadap akhirat.

Dengan adanya manfaat tersebut, kita sebagai manusia yang beriman jangan sampai meninggalkan majlis ilmu, dan seyogyanya menaikkan intensitas keberadaan kita di dalam menghadiri majlis ilmu tersebut.

rbs.or.id - Manfaat Mengikuti Majlis Ilmu

Mungkin dengan adanya kesibukan dan lain sebagainya, dapat kita siasati dan menyempatkan satu hingga dua jam untuk menghadiri majlis ilmu utamanya ilmu yang berhubungan dengan religi / keagamaan.

Dengan adanya kita selalu berada di dalam majlis ilmu, kita akan terhubung dengan orang-orang sholih, para sahabat yang alim, yang selalu membawa kita ke arah yang positif.

Minimal dengan adanya kita berinteraksi dengan orang-orang yang sholih kita pun akan tertular kesholihannya, sebagaimana riwayat hadits yang mengibaratkan dberteman dengan penjual minyak akan mencium aroma wanginya.

Sabda Rasulullah SAW. dalam riwayat sebuah hadits:
مَثَلُ الْجَلِيسِ الصَّالِحِ وَالْجَلِيسِ السَّوْءِ كَمَثَلِ صَاحِبِ الْمِسْكِ وَكِيرِ الْحَدَّادِ. لاَ يَعْدَمُكَ مِنْ صَاحِبِ الْمِسْكِ إِمَّا تَشْتَرِيهِ أَوْ تَجِدُ رِيحَهُ. وَكِيرُ الْحَدَّادِ يُحْرِقُ بَدَنَكَ أَوْ ثَوْبَكَ أَوْ تَجِدُ مِنْهُ رِيحًا خَبِيثَةً 
Seseorang yang (berteman) duduk bersama orang shalih dan duduk bersama orang yang jelek bagaikan pertemanan dengan pemilik misik (minyak wangi) dan pandai besi. Pemilik misik (minyak wangi) tidak akan merugikanmu, kamu dapat membeli darinya atau minimal mendapat baunya (minyak wangi). Adapun pertemanan dengan pandai besi, jika badan kamu atau pakaianmu tidak hangus terbakar, minimal kamu mendapat bau (hangus) yang tidak enak.
[HR. Bukhari, No. 2101]

Sahabat insan beriman, untuk lebih jelasnya mari kita simak dua hal yang menjadi manfaat dari majlis ilmu jika kita sering mengikuti.

#1, Ilmu akan menjaga kita.

Dengan adanya ilmu dan pemahaman yang benar dapat dipastikan seseorang agar terjaga dari suatu kesalahan dan ketergelinciran, baik itu dalam hal keagamaan ataupun kehidupan duniawi. Dengan ilmu dapat terhindar dari penipuan dan malapetaka yang dapat menimpa siapapun. Dan dengan ilmu pula seseorang akan mengetahui baik buruknya sesuatu hal yang berkenaan dengan agama.

Dengan adanya kita rajin menghadiri majelis ilmu dengan ikhlas juga akan menimbulkan ketenangan dan suatu kebahagiaan yang mejadi tujuan seseorang hidup di dunia sekarang ini.

Majelis ilmu bagaikan taman surga yang akan membuat seseorang merasakan suatu ketenangan.

Riwayat sebuah hadits:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِي اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: إِذَا مَرَرْتُمْ بِرِيَاضِ الْجَنَّةِ فَارْتَعُوا قَالُوا وَمَا رِيَاضُ الْجَنَّةِ قَالَ حِلَقُ الذِّكْرِ
Dari Anas bin Malik r.a. Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: Jika kamu melewati taman surga, maka datangilah dengan gembira. Kemudian para sahabat bertanya, Apa itu taman-taman surga? Lalu beliau (Rasulullah) menjawab, Halaqah (kelompok) dzikir.
[HR. Tirmidzi, No. 3510]

Di dalam riwayat hadits yang lain, Nabi Muhammad SAW. bersabda :
وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلَّا نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلَائِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ
Dan tidaklah bagi segolongan orang yang berkumpul di dalam satu rumah di antara rumah Allah, mereka membaca Kitab Allah dan saling belajar diantara mereka, kecuali suatu ketenangan akan turun kepada mereka, rahmat akan meliputi mereka, para malaikat mengelilingi mereka, dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di kalangan para malaikat di hadapan-Nya.
[HR. Muslim, No.2699].

#2, Di dalam majelis ilmu akan bertemu dengan sahabat sejati.

Majlis ilmu akan mempertemukan kita dengan orang-orang alim yang akan menjadi sahabat. Mereka akan selalu memberikan nasihat dan mengingatkan kita apabila salah. Dan itulah hakikatnya sahabat yang sejati, bukan pura-pura mendukung kita disaat melakukan kesalahan.

Sebuah mahfudhoh / pepatah arab berbunyi:
ﺻﺪﻳﻘﻚ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ ﻻ ﻣﻦ ﺻﺪﻗﻚ
Sahabat sejatimu ialah yang selalu jujur (jika salah diingatkan), bukan yang selalu membenarkanmu (disaat bersalah).

Dari ungkapan tersebut dapat kita simpulkan jika kita berada di kalangan orang yang berilmu, dengan wawasan yang dimiliki para sahabat kita, utamanya dengan dasar pengetahuan tentang keagamaan yang mendalam, kita akan diingatkan ketika melakukan suatu kesalahan sehingga kita akan kembali ke arah yang benar.

Dengan seringnya kita berjumpa dengan orang-orang shalih, yang menjadi sahabat kita, mereka tidak akan dengki dengan suatu keberhasilan yang kita capai, karena mereka pun pasti memahami dibalik keberhasilan seseorang pasti ada kekurangan, dan dengan adanya kekurangan yang kita miliki kita dapat melengkapinya dengan saling sharring dengan orang-orang sholih yang ada di majlis ilmu.

Itulah manfaat jika kita rajin mendatangi majlis ilmu. Kita akan mendapatkan ilmu dan wawasan yang luas, menjadi sabar karena ada sahabat yang selalu mengingatkan, dan tidak rakus akan harta dan kedudukan, karena kita pasti akan mengetahui bahwa dibalik keberhasilan pasti ada kekurangan. Selain itu dengan adanya sahabat yang sejati, kita akan merasakan hidup dengan kedamaian, mudah dan merasakan kebahagiaan yang lebih. Semoga bermanfaat...

0 Response to "Manfaat Selalu Mengikuti Majlis Ilmu"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel