Tidak Pernah Merasa Miskin Karena Taqwa

rbs.or.id - Tak pernah merasa miskin karena taqwa
rbs.or.id - Tidak Pernah Miskin Karena Taqwa
Kata taqwa berasal dari kata waqa; yaqi; wiqayah yang artinya memelihara, yakni menjaga diri agar selamat dunia dan akhirat.

Kata Waqa bermakna melindungi sesuatu, yaitu melindunginya dari berbagai hal yang sekiranya membahayakan dan merugikan.

Berdasarkan tafsir Al-Qur'an, Taqwa ialah beriman kepada hal yang gaib (Yang Mahagaib = Allah SWT.), iman pada Hari Akhir, selalu mendirikan shalat, mengeluarkan zakat, dan beriman kepada kitab-kitab Allah, dengan menjadikan Al-Quran sebagai pedoman hidupnya.

Firman Allah SWT. ;

ذَٰلِكَ الْكِتَابُ لَا رَيْبَ ۛ فِيهِ ۛ هُدًى لِلْمُتَّقِينَ, الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ, وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالْآخِرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ, 
Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya, petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezeki yang Kami anugerahkan kepada mereka. dan mereka yang beriman kepada Kitab (Al-Qur'an) yang telah diturunkan kepadamu dan kitab-kitab yang telah diturunkan sebelum kamu, serta mereka yakin akan adanya (kehidupan) akhirat.
[QS. Al Baqarah (2) : 2-4]

Menurut riwayat Hadits Baginda Rasulullah SAW., pengertian taqwa bertitik berat pada pelaksanaan perintah Allah SWT., sebagaimana sabda Rasulullah SAW. ;

Laksanakan segala apa yang diwajibkan Allah, niscaya kamu menjadi orang yang paling bertakwa.
[HR. Ath-Thabrani]

Donasi

Bagi orang-orang yang bertaqwa, Allah akan memberikan ketenangan dan menjanjikan tidak berkekurangan atau dalam istilah lain selalu berkecukupan. Firman Allah SWT. ;

وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا, وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَايَحْتَسِبُ
Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.
[QS. Ath-Thalaq (65) : 2-3]

Di dalam ayat tersebut dijelaskan bahwa Allah akan menghilangkan segala macam bahaya dan akan memberikan jalan keluar bagi orang bertaqwa pada-Nya. Allah akan mendatangkan berbagai manfaat berupa dimudahkannya rizqi bagi orang yang bertaqwa. Rizki adalah segala sesuatu yang dapat dinikmati oleh manusia baik selama hidup di dunia sampai rizqi di akhirat kelak.

Oleh sebab itu orang yang bertaqwa tidak akan pernah merasa lemah (miskin atau merasa kekurangan) karena orang tersebut akan sepenuhnya percaya dengan apa yang telah dijanjikan oleh Allah SWT. kepada manusia.

Mungkin disekitar kita pernah menjumpai dan menyaksikan dengan mata kepala sendiri, diantara orang yang menurut kita bertaqwa ada yang tidak memiliki apa-apa dan ada juga sebagian lagi yang memiliki banyak rizqi.

Sehubungan dengan realita tersebut dapat kita ambil pelajaran dari ayat yang sudah kami uraikan diatas, bahwa ayat tersebut menegaskan bahwa orang yang bertaqwa akan diberikan rizqi dari jalan yang tak terduga.

Sebatas apa kesabaran kita untuk selalu bertahan mendapatkan rizqi dari cara-cara yang halal, dan sejauh mana ketaqwaan kita untuk selalu mempercayakan kehidupan kita kepada Allah SWT., sedangkan di dalam Al-Qur'an Allah SWT. berfirman ;

وَمَا مِنْ دَابَّةٍ فِي الْأَرْضِ إلَّا عَلَى اللَّهِ رِزْقُهَا
Dan tidak ada suatu binatang melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezkinya.
[QS. Huud (11) : 6]

Secara kasat mata dapat kita buktikan bahwa setiap makhluk di muka bumi ini, dari tumbuhan yang tidak dapat berjalan, binatang yang hidup di dalam air dan dj dalam tanah, sampai kepada ulat sekalipun diberikan jalan untuk tetap hidup dan mempertahankan kelangsungan hidupnya. Hal itulah yang menjadikan kekuatan dan keyaqinan bagi orang yang beriman, dengan jalan dan cara-Nya Allah pasti akan memberikan rizqi kepada semua makhluk.

Sedangkan di muka bumi kekuatan iman dan taqwa seseorang akan selalu djuji oleh Allah, sebagaimana firman-Nya ;

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ, وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ
Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi? Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.
[QS. Al-Ankabut (21) :2-3]

Begitupula dengan rizqi, banyak ataupun sedikitnya rizqi adalah cara Allah SWT. untuk menguji seorang hamba. Dijelaskan pula dalam Al-Qur'an, firman Allah SWT. ;

إِنَّمَا أَمْوَالُكُمْ وَأَوْلَادُكُمْ فِتْنَةٌ ۚ وَاللَّهُ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.
[QS. At-Taghabun (64) : 15]

Berdasarkan ayat diatas dapat kita ambil pelajaran bahwa rizqi utamanya yang berwujud harta hanyalah sarana Allah SWT. untuk menguji hambanya.

Kami mengajak kepada kaum muslimin untuk selalu menjaga iman dan taqwa. Karena hanya Allah SWT. yang mengatur kehidupan di muka bumi ini. Jangan pernah merasa miskin, kehidupan dan rizqi kita sudah dijamin oleh Allah SWT.

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا, وَرِزْقًا طَيِّبًا, وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا
(Allahumma innii as aluka ‘ilmannaafi’aa, warizqan thoyyibaa, wa‘amalan mutaqobbalaa...)

Yaa Allah, sungguh aku memohon kepada-Mu ilmu bermanfaat, rizki yang baik, dan amalan yang (Engkau) terima.
Aamiin...

Donasi

0 Response to "Tidak Pernah Merasa Miskin Karena Taqwa"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel